Seorang investor tunggal kehilangan 1,459 BTC dan 2.05M LTC dalam apa yang disebut ZachXBT sebagai pencurian crypto individu terbesar tahun 2026.

Investigator blockchain ZachXBT telah mengungkap pencurian cryptocurrency senilai $282 juta, dengan satu korban kehilangan sekitar 1,459 Bitcoin dan 2.05 juta Litecoin akibat scam social engineering yang menargetkan hardware wallet mereka.
Pada 10 Januari, sekitar pukul 23:00 UTC, seorang pemegang crypto yang tidak diketahui menjadi korban serangan social engineering canggih yang menargetkan hardware wallet mereka. Penyerang mendapatkan akses tidak sah dan menguras sekitar 1,459 BTC (kira-kira $140 juta) dan 2.05 juta LTC (kira-kira $142 juta) dalam hitungan jam.
ZachXBT, seorang investigator on-chain terkemuka, pertama kali merinci insiden tersebut dalam peringatan keamanan, melacak dana yang dicuri saat bergerak melintasi berbagai jaringan blockchain. Pencurian ini merupakan pencurian crypto individu terbesar yang dilaporkan di tahun 2026.
Penyerang segera mulai mencuci aset yang dicuri dengan mengubahnya menjadi Monero (XMR) melalui pertukaran instan, menyebabkan lonjakan tajam dalam harga Monero karena ratusan juta dalam dana yang dicuri mengalir melalui saluran yang fokus pada privasi. Selain itu, sekitar 818 BTC (kira-kira $78 juta) dijembatani ke Ethereum, XRP, dan Litecoin melalui THORChain untuk semakin mengaburkan jejak.
Pencurian ini melampaui rekor sebelumnya untuk pencurian social engineering individu senilai $243 juta yang ditetapkan pada Agustus 2024, ketika penyerang menargetkan seorang kreditor Genesis. ZachXBT mencatat tidak ada indikasi yang menghubungkan serangan ini dengan kelompok hacker Korea Utara.
Identitas korban tetap tidak diketahui, begitu juga apakah dana tersebut milik individu atau organisasi. Vektor serangan hardware wallet umum mencakup website phishing yang menangkap seed phrase, dukungan pelanggan palsu yang menyamar sebagai perusahaan wallet, dan pembaruan firmware berbahaya. Investigasi berlanjut, dengan ZachXBT secara aktif melacak pergerakan dana.
Ini adalah cerita yang sedang berkembang. Insiden ini menyoroti ancaman persistent dari serangan social engineering, bahkan terhadap pengguna hardware wallet yang biasanya mewakili pemegang yang lebih sadar keamanan.

Wall Street giant Citigroup projects Bitcoin could reach $143,000 within 12 months, citing ETF demand and regulatory tailwinds as key catalysts.

The largest US bank is assessing spot and derivatives trading services as regulatory clarity enables traditional finance to deepen crypto involvement.

Senator Boozman postpones Digital Asset Market Clarity Act from January 15 to final week of January to secure bipartisan support.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.