Bitcoin tinggal beberapa hari lagi untuk menambang koin ke-20 jutanya, hanya menyisakan 1 juta BTC untuk dibuat selama 114 tahun ke depan.

Bitcoin diproyeksikan akan menambang koin ke-20 jutanya sekitar tanggal 15 Maret, melampaui ambang batas yang menempatkan lebih dari 95% dari semua BTC yang akan pernah ada ke dalam peredaran.
Jaringan Bitcoin mendekati pencapaian pasokan yang bersejarah. Dengan kira-kira 3.000 BTC yang tersisa sampai titik 20 juta pada awal Maret, tingkat penerbitan saat ini menempatkan pencapaian ini kira-kira satu minggu lagi. Dengan imbalan blok saat ini sebesar 3.125 BTC per blok, jaringan menghasilkan sekitar 450 koin baru setiap hari. Ini berarti 95,24% dari batas pasokan tetap Bitcoin sebesar 21 juta telah ditambang, suatu proses yang memakan waktu sekitar 17 tahun sejak blok genesis pada Januari 2009. Sisa 1 juta koin akan memakan waktu perkiraan 114 tahun untuk ditambang, dengan satoshi terakhir diperkirakan sekitar tahun 2140.
Kelangkaan adalah inti dari nilai Bitcoin. Dengan 2,3-3,7 juta BTC yang hilang selamanya, 1 juta BTC Satoshi yang diam, dan pasokan aktif sekitar 16-17 juta koin, pasokan yang benar-benar dapat diakses terus berkurang. Seiring dengan penurunan imbal hasil penambangan, keamanan jaringan akan bergantung semakin banyak pada biaya transaksi, yang saat ini kurang dari 1% dari hadiah penambang. Untuk mempertahankan keamanan, biaya akan perlu meningkat minimal 20% atau lebih terhadap nilai saat ini dalam dekade mendatang.
Halving berikutnya pada tahun 2028 akan mengurangi imbalan blok dari 3.125 BTC menjadi 1.5625 BTC, yang berarti produksi harian akan turun dari sekitar 450 menjadi sekitar 225 koin. Sementara itu, aliran modal institusional terus meningkat, dengan aliran ETF spot Bitcoin melebihi $1 miliar baru-baru ini, menunjukkan permintaan berkelanjutan untuk aset yang semakin langka ini.
Koin Bitcoin ke-20 juta adalah peristiwa pasokan tanpa preseden dan tanpa pembalikan. Ini menandai transisi kritis di mana kelangkaan dan biaya akan menjadi semakin penting untuk keamanan jaringan.

Wall Street giant Citigroup projects Bitcoin could reach $143,000 within 12 months, citing ETF demand and regulatory tailwinds as key catalysts.

The largest US bank is assessing spot and derivatives trading services as regulatory clarity enables traditional finance to deepen crypto involvement.

All 12 U.S. spot Bitcoin ETFs saw positive inflows on March 2, totaling $458M as BTC rebounds from February lows.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.