Bitcoin turun ke level terendahnya sejak November 2024 di tengah $840 juta dalam likuidasi derivatif, menghapus hampir $900 miliar dari pasar kripto dalam 22 hari.

Bitcoin jatuh ke $70.100, level terlemahnya sejak November 2024, saat $840 juta dalam posisi berlevy dilikuidasi dalam 24 jam.
Bitcoin turun lebih dari 7% pada Kamis, sempat menyentuh $70.140 sebelum stabil di sekitar $72.000. Pergerakan ini menghapus lebih dari $840 juta dalam posisi derivatif, dengan trader long menanggung beban terbesar dari likuidasi.
Pasar kripto yang lebih luas turun 6,4% hari ini, dengan Ethereum jatuh 1,7% ke $2.281. Secara total, sekitar $900 miliar telah dihapus dari pasar kripto selama 22 hari terakhir, mendorong kapitalisasi total turun sekitar 25% dari nilai puncak.
Penjualan telah dikaitkan dengan kombinasi faktor makroekonomi dan pergeseran selera risiko. Pencalonan Presiden Trump terhadap Kevin Warsh, sosok hawkish yang dikenal, sebagai ketua Federal Reserve berikutnya telah menimbulkan kekhawatiran tentang kondisi likuiditas yang lebih ketat di masa depan.
Menurut naiknya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran juga telah mendorong investor menuju tempat perlindungan tradisional seperti emas, yang melonjak pada Rabu. Rotasi risk-off ini telah mempercepat penurunan kripto saat investor institusional mengurangi paparan terhadap aset yang volatile.
Level psikologis $70.000 tetap menjadi support utama untuk dimonitor. Penembusan berkelanjutan di bawahnya dapat memicu lebih banyak likuidasi dan mendorong Bitcoin menuju zona $65.000. Analis pasar mencatat bahwa fase kapitulasi saat ini mungkin perlu habis sebelum pemulihan yang bermakna dapat dimulai. Trader memantau sinyal stabilisasi dan potensi komentar Fed tentang kebijakan moneter.
Ini adalah berita yang sedang berkembang. Kondisi pasar tetap sangat volatile saat kekhawatiran geopolitik dan kebijakan moneter terus berlanjut.

Wall Street giant Citigroup projects Bitcoin could reach $143,000 within 12 months, citing ETF demand and regulatory tailwinds as key catalysts.

The largest US bank is assessing spot and derivatives trading services as regulatory clarity enables traditional finance to deepen crypto involvement.

Senator Boozman postpones Digital Asset Market Clarity Act from January 15 to final week of January to secure bipartisan support.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.