ETF Bitcoin spot menarik arus masuk bersih $2,5 miliar selama Maret 2026, memulihkan kerugian dari empat bulan arus keluar.

Modal institusional kembali mengalir ke Bitcoin dengan laju yang tidak terlihat sejak akhir 2025, dengan ETF BTC spot menarik $2,5 miliar hanya selama Maret.
Dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin spot di Amerika Serikat secara kolektif menarik sekitar $2,5 miliar arus masuk bersih selama Maret 2026. Lonjakan ini membalikkan empat bulan berturut-turut arus keluar yang totalnya mencapai sekitar $6,4 miliar antara November 2025 dan Februari 2026. IBIT milik BlackRock dan FBTC milik Fidelity memimpin pergerakan, dengan IBIT mencatat lebih dari $215 juta dalam satu sesi pada 24 Maret. Dana-dana tersebut mencatat tujuh hari berturut-turut arus positif di pertengahan Maret, mengumpulkan $1,47 miliar hanya dalam dua minggu. Pada 17 Maret saja, produk gabungan menarik $199 juta.
Pembalikan ini menandakan keyakinan institusional yang diperbarui setelah periode risk-off yang berkepanjangan. Beberapa faktor selaras untuk mendorong pergeseran ini. Klasifikasi bersama SEC dan CFTC terhadap 16 aset digital sebagai komoditas pada 17 Maret menghilangkan beban regulasi utama. Yield Treasury mencapai dataran tinggi karena pasar memperhitungkan pandangan suku bunga yang lebih stabil, membuat aset berisiko lebih menarik. Saldo exchange tetap ketat sementara kustodian ETF mengakumulasi kepemilikan. Analis menggambarkan arus masuk saat ini sebagai "modal yang sabar," berbeda dari lonjakan spekulatif siklus sebelumnya. Bitcoin diperdagangkan mendekati $66.800 pada 29 Maret, mempertahankan support kunci meskipun Indeks Fear and Greed berada di level ekstrem.
CLARITY Act, yang akan mengukuhkan klasifikasi komoditas versus sekuritas ke dalam hukum, telah melewati Komite Pertanian Senat pada Januari dan menunggu pemungutan suara penuh. Pengesahan dapat membuka kategori ETF baru termasuk keranjang crypto multi-aset dan produk staking. Apakah momentum arus masuk Maret berlanjut ke April akan tergantung pada kondisi makroekonomi dan apakah BTC dapat merebut kembali level $70.000 yang sempat disentuh awal bulan ini.
Kembalinya pembelian institusional melalui ETF menandai pergeseran signifikan dalam sentimen. Dengan kejelasan regulasi yang membaik dan modal kembali ke produk spot, dinamika penawaran-permintaan untuk Bitcoin terus menguat menuju Q2 2026.

Wall Street giant Citigroup projects Bitcoin could reach $143,000 within 12 months, citing ETF demand and regulatory tailwinds as key catalysts.

The largest US bank is assessing spot and derivatives trading services as regulatory clarity enables traditional finance to deepen crypto involvement.

All 12 U.S. spot Bitcoin ETFs saw positive inflows on March 2, totaling $458M as BTC rebounds from February lows.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.