ETF spot Bitcoin dan Ethereum kembali mencatat arus masuk bersih mingguan pada 10 Juli, mengakhiri delapan minggu arus keluar gabungan.

ETF Bitcoin dan Ethereum mengakhiri minggu hingga 10 Juli dengan arus masuk bersih, mengakhiri delapan minggu berturut-turut ketika kedua kelompok produk mencatat arus keluar bersih.
BeInCrypto melaporkan pada 11 Juli bahwa dana yang diperdagangkan di bursa spot Bitcoin dan spot Ethereum sama-sama berbalik positif untuk minggu yang berakhir pada 10 Juli, memutus rentetan arus keluar gabungan selama delapan minggu. Perubahan ini mengikuti periode volatil bagi dana kripto teregulasi, bukan satu alokasi besar tunggal.
Crypto Briefing melaporkan pada 11 Juli bahwa ETF spot Bitcoin AS menambahkan sekitar $90 juta pada 10 Juli, sementara ETF spot Ethereum menambahkan sekitar $18 juta. Ringkasan arus dananya memperkirakan bahwa pembelian pada hari itu mewakili sekitar 1,791 BTC dan 10,550 ETH yang masuk ke dalam dana.
Arah arus mingguan penting karena ETF menyediakan catatan permintaan yang terlihat melalui produk investasi teregulasi. Minggu positif secara bersamaan tidak menghapus delapan minggu penarikan, tetapi membedakan sesi terbaru dari penebusan luas yang mendominasi periode sebelumnya.
Angka 10 Juli juga menunjukkan bahwa pemulihan tidak terbatas pada Bitcoin. Ethereum menerima alokasi dolar yang lebih kecil, tetapi kedua kelompok produk bergerak ke arah yang sama setelah periode arus keluar sebelumnya.
Sesi perdagangan AS berikutnya adalah Senin, 13 Juli. Hari positif kedua bagi ETF Bitcoin dan Ethereum akan menguji apakah arus 10 Juli merupakan awal pembalikan yang berkelanjutan; arus keluar bersih yang kembali terjadi akan menjadikan penurunan selama delapan minggu sebagai sinyal yang lebih kuat.
Untuk saat ini, data menunjukkan perubahan arah mingguan, bukan tren yang terkonfirmasi. Laporan arus 13 Juli akan menunjukkan apakah permintaan teregulasi sedang meningkat melampaui satu pemulihan di akhir minggu.

Wall Street giant Citigroup projects Bitcoin could reach $143,000 within 12 months, citing ETF demand and regulatory tailwinds as key catalysts.

Michael Saylor's Strategy reported a $14.46 billion unrealized loss on its bitcoin holdings in Q1 2026, then purchased another $330 million in BTC days later.

The largest US bank is assessing spot and derivatives trading services as regulatory clarity enables traditional finance to deepen crypto involvement.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.