Bitcoin diperdagangkan di sekitar $62,800 setelah rebound pada Kamis, tetapi arus keluar ETF dan pergerakan harga dalam kisaran terbatas membuat pemulihan tetap rapuh.

Bitcoin berupaya mengubah penurunan tajam pekan lalu menjadi perdagangan yang stabil, tetapi pemulihannya masih terlihat rapuh.
CoinDesk melaporkan bahwa Bitcoin naik 2.4% pada Kamis dan diperdagangkan di sekitar $62,800, dengan CoinDesk 20 Index naik 2.3% dan dominasi Bitcoin ikut meningkat seiring pergerakan tersebut. Laporan yang sama mencatat bahwa Bitcoin bertahan di atas level teknikal utama yang belum berhasil direbut kembali oleh Ether dan Solana.
Barron's menggambarkan pergerakan itu dengan lebih hati-hati pada Jumat, menyebut Bitcoin masih bergerak dalam kisaran terbatas setelah pemulihan ringan. Pembaruan pasarnya mengutip Bitcoin di sekitar $62,898 setelah titik terendah 5 Juni di $59,125, dengan arus keluar exchange-traded fund yang berlanjut dan alternatif pasar saham yang lebih kuat masih membebani sentimen.
Perbedaan ini penting karena rebound dan pemulihan bukanlah hal yang sama. Bitcoin telah stabil di atas area psikologis $60,000, tetapi pasar masih membutuhkan bukti bahwa permintaan spot kembali, bukan sekadar menyerap kondisi oversold jangka pendek.
Bagi para pengalokasi aset, arus ETF tetap menjadi sinyal paling jelas. Penebusan yang berlanjut akan menjaga tekanan pada aset kripto yang sensitif terhadap likuiditas, sementara jeda arus keluar saja dapat membantu mengonfirmasi bahwa titik terendah pekan lalu adalah peristiwa tekanan, bukan awal dari penarikan institusional yang lebih dalam.
Ujian berikutnya adalah apakah Bitcoin dapat terus diperdagangkan di atas kisaran rendah $60,000 sementara Ether dan Solana memulihkan pijakan teknikal mereka sendiri. Trader juga akan memantau data arus ETF harian, dominasi Bitcoin, dan apakah kenaikan meluas dari sekadar short-covering menjadi permintaan spot yang berkelanjutan.
Situasi pada 12 Juni terlihat konstruktif tetapi belum tuntas. Bitcoin telah mempertahankan zona penting, namun pemulihan masih bergantung pada arus ETF dan selera risiko yang lebih luas membaik secara bersamaan.

Wall Street giant Citigroup projects Bitcoin could reach $143,000 within 12 months, citing ETF demand and regulatory tailwinds as key catalysts.

Michael Saylor's Strategy reported a $14.46 billion unrealized loss on its bitcoin holdings in Q1 2026, then purchased another $330 million in BTC days later.

The largest US bank is assessing spot and derivatives trading services as regulatory clarity enables traditional finance to deepen crypto involvement.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.