Bitcoin mengalami pemulihan dramatis 11% pada hari Jumat, kembali naik di atas $70,000 setelah jatuh singkat di bawah $60,000 dalam salah satu periode paling volatil selama 24 jam sejak keruntuhan FTX.

Bitcoin menunjukkan ketahanan luar biasa, melompat lebih dari 11% pada hari Jumat untuk kembali meraih level $70,000 setelah jatuh yang menakutkan yang sempat melihat harga turun di bawah $60,000.
Bitcoin mengalami salah satu periode paling volatil selama 24 jam dalam beberapa waktu terakhir minggu ini. Pada hari Kamis, mata uang kripto terdepan itu turun 15% dalam satu hari, sempat menembus level dukungan penting $60,000 dan menyentuh titik terendah sekitar $61,000. Jatuhnya harga memicu likuidasi senilai $2,71 miliar di seluruh pasar derivatif.
Namun, hari Jumat membawa pembalikan yang menakjubkan. BTC naik setinggi $71,458, mewakili keuntungan lebih dari 11% dari penutupan hari sebelumnya. Pemulihan terjadi ketika indeks rasa takut dan serakah kripto mencapai level ketakutan ekstrem hanya 5, yang menunjukkan bahwa pesimisme maksimum telah tercapai.
Ini menandai penurunan satu hari terburuk untuk Bitcoin sejak keruntuhan FTX pada November 2022. Jatuhnya harga telah menghapus keuntungan yang diperoleh sejak kemenangan pemilu Trump, dengan Bitcoin sekarang turun lebih dari 44% dari rekor tertinggi sepanjang masa di atas $126,000 yang dicapai pada Oktober 2025.
Penjualan besar-besaran itu diperburuk oleh aliran keluar institusional, dengan Bitcoin ETF mengalami penebusan miliaran dolar sejak pertengahan Januari. BlackRock dan pemegang saham utama lainnya menjadi penjual bersih. Namun, rebound tajam menunjukkan bahwa pembeli memasuki pasar pada level yang lebih rendah, melihat penurunan ini sebagai kesempatan daripada peristiwa kapitulasi.
Pedagang memantau dengan cermat apakah Bitcoin dapat mempertahankan level di atas $70,000. Level $60,000 terbukti menjadi dukungan yang kuat, tetapi volatilitas tetap tinggi. Faktor kunci yang perlu diperhatikan termasuk data aliran ETF berkelanjutan, kondisi makroekonomi yang memengaruhi aset risiko, dan apakah rebound menarik pembeli institusional baru.
Pasar kripto tetap berada dalam keadaan guncang, dengan indeks rasa takut dan serakah pada level ekstrem rendah. Data historis menunjukkan bahwa pembacaan rasa takut ekstrem seperti itu sering mendahului pemulihan harga yang signifikan, meskipun volatilitas jangka pendek dapat bertahan.
Meskipun rebound dramatis Bitcoin memberikan kelegaan kepada investor, pasar tetap sangat volatil. Kemampuan untuk merebut kembali $70,000 sangat menggembirakan, tetapi pemulihan berkelanjutan akan tergantung pada sentimen institusional dan kondisi pasar yang lebih luas. Ini adalah berita yang berkembang dan situasinya dapat berubah dengan cepat.

Wall Street giant Citigroup projects Bitcoin could reach $143,000 within 12 months, citing ETF demand and regulatory tailwinds as key catalysts.

The largest US bank is assessing spot and derivatives trading services as regulatory clarity enables traditional finance to deepen crypto involvement.

BTC stages dramatic 11% recovery after nearly breaching $60K, while market sentiment remains at extreme fear levels.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.