Bitcoin pulih dari posisi terendah akhir pekan mendekati $70,600 menjadi di atas $74,000 saat gelombang likuidasi posisi short mengubah penjualan blockade Hormuz menjadi reli tajam.

Bitcoin mengalami pembalikan dramatis pada hari Senin, naik dari posisi terendah akhir pekan mendekati $70,600 menjadi di atas $74,000 saat likuidasi posisi short yang besar mempercepat tekanan beli setelah penjualan awal blockade Hormuz.
Setelah perintah Presiden Trump untuk memblokade Selat Hormuz mendorong Bitcoin di bawah $71,000 pada hari Minggu, 12 April, sentimen pasar berubah tajam pada pagi Senin. Pembeli masuk di level support $70,000, dan jutaan dolar dalam posisi short dengan leverage dilikuidasi saat harga naik melewati level resistensi.
Bitcoin mencapai posisi tertinggi intraday di atas $74,900 sebelum stabil mendekati $74,300 pada 14 April. Pergerakan ini mewakili ayunan sekitar 6% dari posisi terendah akhir pekan di $70,600. Ethereum juga pulih dari di bawah $2,200, meskipun pemulihan yang dialaminya tertinggal di belakang Bitcoin.
Short squeeze ini menyoroti bagaimana posisi bearish yang padat dapat memperkuat pergerakan harga di kedua arah. Setelah penurunan awal pada hari Minggu, pasar derivatif menunjukkan konsentrasi besar posisi short, dan begitu level $71,000 bertahan, likuidasi yang beruntun mendorong pemulihan cepat.
Konteks yang lebih luas tetap kompleks. Harga minyak masih tinggi di atas $100 per barel, dan kebuntuan geopolitik antara AS dan Iran berlanjut tanpa resolusi. Namun, kemampuan Bitcoin untuk bangkit begitu cepat dari guncangan makro menunjukkan bahwa permintaan yang mendasari, terutama dari pembeli institusional, tetap kuat mendekati kisaran $70,000.
Level $75,000 adalah resistensi kunci berikutnya. Penembusan bersih di atasnya dapat membuka jalan menuju kisaran $76,000-$78,000. Di sisi bawah, lantai $70,000 sekarang telah diuji dan bertahan dalam sesi terbaru, memperkuatnya sebagai level support kritis. Perkembangan dalam kebuntuan Hormuz tetap menjadi katalis makro utama. Setiap de-eskalasi dapat memicu kenaikan lebih lanjut, sementara blockade yang berkepanjangan dapat menjaga volatilitas tetap tinggi.
Pemulihan cepat Bitcoin dari penjualan Hormuz menunjukkan ketahanan pasar dan risiko posisi short yang terlalu padat. Situasi tetap dinamis, dengan ketegangan geopolitik yang masih belum terselesaikan, tetapi pembeli tampaknya bersedia mempertahankan level $70,000 secara agresif.

Wall Street giant Citigroup projects Bitcoin could reach $143,000 within 12 months, citing ETF demand and regulatory tailwinds as key catalysts.

Michael Saylor's Strategy reported a $14.46 billion unrealized loss on its bitcoin holdings in Q1 2026, then purchased another $330 million in BTC days later.

The largest US bank is assessing spot and derivatives trading services as regulatory clarity enables traditional finance to deepen crypto involvement.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.