Bitcoin turun di bawah $68.000 saat konflik US-Iran yang meningkat memicu penjualan kripto yang luas, dengan Fear and Greed Index mencapai 14.

Pasar kripto mengalami kerugian besar saat ketegangan militer US-Iran yang meningkat memicu gelombang penjualan penghindaran risiko di seluruh aset digital.
Bitcoin jatuh 3,6% pada 7 Maret untuk diperdagangkan sekitar $68.000, memperpanjang kerugian dari awal minggu. Ethereum turun 4,6%, Solana merosot 4,3%, dan XRP juga mengalami penurunan tajam. Total kapitalisasi pasar kripto turun dari $2,39 triliun menjadi $2,32 triliun dalam 24 jam, penurunan hampir 3%.
Penjualan dipercepat setelah pejabat US mengumumkan rencana untuk mengurangi pendapatan minyak Iran dan membatasi pendanaan untuk Korps Pengawal Revolusi Islam. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menolak permintaan penyerahan tanpa syarat, mendorong ketegangan lebih tinggi. Indeks Fear and Greed Crypto turun menjadi 14, menandakan ketakutan ekstrem di antara investor.
Ketidakpastian geopolitik secara historis memberikan tekanan pada aset berisiko, dan kripto bukan pengecualian. Bitcoin sekarang diperdagangkan kira-kira 47% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa Oktober 2025 sebesar $126.000. Aset under management Spot Bitcoin ETF juga menurun, turun dari puncak $170 miliar pada Oktober 2025 menjadi sekitar $84 miliar.
Konflik menimbulkan kekhawatiran tentang ketidakstabilan pasar yang berkepanjangan. Sementara peristiwa geopolitik sebelumnya seperti perang Rusia-Ukraina awalnya memukul harga kripto, pemulihan terjadi setelah pasar mencerna berita. Pertanyaannya adalah apakah situasi ini akan mengikuti pola yang sama atau berkembang menjadi lingkungan penghindaran risiko yang lebih berkelanjutan.
Pasar akan memantau dengan cermat setiap sinyal de-eskalasi antara US dan Iran dalam hari-hari mendatang. Level dukungan Bitcoin $65.000 adalah ambang batas utama. Penembusan di bawah itu dapat memicu likuidasi lebih lanjut. Di sisi positif, setiap kemajuan diplomatik atau pembicaraan gencatan senjata dapat memicu reli bantuan. Data nonfarm payroll US yang akan datang, yang menjadi topik tren sosial minggu ini, juga dapat menambah volatilitas.
Ini adalah situasi yang sedang berkembang. Pasar kripto tetap sensitif terhadap berita geopolitik, dan kondisi dapat bergeser dengan cepat saat perkembangan diplomatik atau militer terjadi.

Wall Street giant Citigroup projects Bitcoin could reach $143,000 within 12 months, citing ETF demand and regulatory tailwinds as key catalysts.

Michael Saylor's Strategy reported a $14.46 billion unrealized loss on its bitcoin holdings in Q1 2026, then purchased another $330 million in BTC days later.

The largest US bank is assessing spot and derivatives trading services as regulatory clarity enables traditional finance to deepen crypto involvement.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.