Ripple Treasury mengintegrasikan aset kas tradisional dan digital, termasuk XRP dan RLUSD, ke dalam satu platform untuk pejabat keuangan perusahaan.

Ripple telah secara resmi meluncurkan Ripple Treasury, platform terpadu yang dibangun berdasarkan akuisisi GTreasury senilai $1 miliar yang membawa aset digital ke dalam manajemen kas perusahaan.
Setelah akuisisi GTreasury pada Oktober 2025, Ripple telah meluncurkan Ripple Treasury, platform yang dirancang untuk CFO, pejabat keuangan, dan tim akuntansi. Sistem ini menggabungkan manajemen kas tradisional dengan penyelesaian blockchain, memungkinkan tim keuangan melacak saldo bank, dompet digital, dan aliran lintas negara dalam satu antarmuka. Platform ini mengintegrasikan stablecoin RLUSD milik Ripple untuk pembayaran lintas negara yang diselesaikan dalam tiga hingga lima detik. Platform ini juga menyediakan posisi kas real-time, peramalan otomatis, dan pelaporan mulus di seluruh aset tradisional, kepemilikan digital, dan XRP.
Kesepakatan ini memberi Ripple akses ke klien korporat besar termasuk American Airlines, Goodyear, dan Volvo. Dengan menghubungkan perusahaan ke pasar repo overnight dan dana pasar uang yang ditokenisasi seperti BUIDL milik BlackRock, Ripple memposisikan dirinya sebagai infrastruktur institusional yang diatur daripada hanya penyedia pembayaran kripto. Chief Product Officer Ripple Treasury, Mark Johnson, mencatat bahwa perusahaan mengeksplorasi mata uang pendanaan baru dan solusi pembayaran lintas negara, dengan XRP dan stablecoin memainkan peran sentral dalam arsitektur platform.
Ripple membuka kunci 1 miliar XRP dari escrow pada 1 Februari, mengunci kembali 700 juta, dengan 300 juta tetap beredar. Standard Chartered memprediksi ETF spot XRP dapat menarik arus masuk $4 hingga $8 miliar sepanjang 2026. XRP saat ini diperdagangkan di dekat $1.59 di tengah kelemahan pasar yang lebih luas.
Pasar treasury perusahaan mewakili perubahan signifikan bagi Ripple melampaui pembayaran kripto ritel.

XRP surpasses BNB in market cap as ETF inflows hit $1.18B cumulative total and exchange supply drops to 8-year low.

Bitcoin, Ethereum, and XRP investment products saw $1.73 billion in withdrawals last week, marking the largest exodus since mid-November 2025.

XRP balances on centralized exchanges have declined sharply according to Glassnode data, as U.S. spot ETFs continue absorbing supply with over $1 billion in inflows.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.