Senator Boozman menunda Digital Asset Market Clarity Act dari 15 Januari ke minggu terakhir Januari untuk mengamankan dukungan bipartisan.

RUU struktur pasar crypto yang sangat dinantikan menghadapi penundaan lain saat para pembuat undang-undang mendorong konsensus bipartisan yang lebih luas.
Ketua Komite Pertanian Senat John Boozman mengumumkan pada hari Senin bahwa pembahasan Digital Asset Market Clarity Act telah ditunda dari 15 Januari ke minggu terakhir Januari. Penundaan ini bertujuan untuk mengamankan dukungan tambahan dari Partai Demokrat yang diperlukan agar RUU tersebut lolos di Senat.
"Saya tetap berkomitmen untuk memajukan legislasi struktur pasar crypto bipartisan," kata Boozman. "Kami telah membuat kemajuan yang berarti dan melakukan diskusi konstruktif saat kami bekerja menuju tujuan ini." Pengumuman ini datang setelah berbulan-bulan negosiasi sejak RUU tersebut lolos di DPR pada Juli 2025 dengan suara bipartisan 294 banding 134.
RUU ini memerlukan 60 suara untuk mencapai cloture di Senat penuh, yang berarti Partai Republik membutuhkan dukungan Demokrat di samping 53 senator GOP mereka. Senator Cynthia Lummis dari Wyoming menyatakan frustrasinya atas penundaan tersebut, mendesak rekan-rekannya untuk tidak "mundur dari kemajuan kita."
Titik-titik kunci yang masih diperdebatkan tetap ada seputar hadiah stablecoin dan aturan tokenisasi. Kelompok perbankan tradisional telah meningkatkan lobi untuk membatasi penawaran imbal hasil berbasis platform, sementara perusahaan crypto berpendapat bahwa pembatasan semacam itu akan melemahkan GENIUS Act yang disahkan tahun lalu.
Industri crypto telah menunggu sejak November 2025 untuk kejelasan regulasi. Penundaan ini mendorong jadwal lebih dekat ke politik pemilihan paruh waktu, yang dapat semakin mempersulit pengesahan. Analis memperingatkan bahwa pembahasan partisan tanpa dukungan bipartisan dapat secara signifikan mengurangi peluang RUU untuk mencapai lantai Senat.
Ini adalah cerita yang berkembang saat negosiasi berlanjut. Hasilnya akan menentukan kerangka regulasi untuk aset digital di Amerika Serikat.

Wall Street giant Citigroup projects Bitcoin could reach $143,000 within 12 months, citing ETF demand and regulatory tailwinds as key catalysts.

The largest US bank is assessing spot and derivatives trading services as regulatory clarity enables traditional finance to deepen crypto involvement.

A single investor lost 1,459 BTC and 2.05M LTC in what ZachXBT calls the largest individual crypto theft of 2026.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.