Justin Sun mengumumkan TRON akan menerapkan tanda tangan tahan-kuantum berstandar NIST di mainnet, bertujuan menjadi blockchain utama pertama dengan keamanan post-quantum.

Pendiri TRON Justin Sun mengumumkan pada 15 April bahwa jaringan akan mengintegrasikan tanda tangan kriptografi post-quantum berstandar NIST langsung di mainnet, memposisikan TRON sebagai blockchain publik utama pertama yang bergerak melampaui tahap penelitian dalam ketahanan kuantum.
Justin Sun mengungkapkan rencana TRON untuk menerapkan tanda tangan kriptografi post-quantum menggunakan standar yang diselesaikan oleh National Institute of Standards and Technology (NIST) Amerika Serikat. Upgrade menargetkan skema tanda tangan ECDSA yang saat ini digunakan oleh TRON dan sebagian besar blockchain lainnya, yang rentan terhadap algoritma Shor setelah komputer kuantum mencapai skala yang cukup.
Implementasi diperkirakan akan menggunakan ML-DSA (FIPS 204) sebagai standar utama, dengan SLH-DSA (FIPS 205) sebagai opsi cadangan. NIST menyelesaikan standar ini pada Agustus 2024 setelah bertahun-tahun evaluasi. Sementara Bitcoin dan Ethereum tetap berada pada tahap penelitian atau proposal untuk ketahanan kuantum, TRON bergerak menuju penerapan mainnet, meskipun belum ada proposal tata kelola resmi atau roadmap teknis yang dipublikasikan.
TRON memproses bagian signifikan dari transfer USDT global di luar bursa terpusat, membuat keamanan jaringan langsung relevan dengan miliaran dolar dalam volume stablecoin harian. Upgrade tahan-kuantum yang berhasil akan melindungi aset ini terhadap ancaman komputasi kuantum di masa depan.
Langkah ini juga menyoroti kekhawatiran industri yang berkembang. Tanda tangan post-quantum dapat 10 hingga 121 kali lebih besar daripada tanda tangan ECDSA saat ini, menciptakan tantangan penyimpanan dan bandwidth yang substansial. Bagaimana TRON menangani pertukaran ini antara keamanan dan throughput dapat menetapkan preseden untuk jaringan Layer 1 lainnya yang mempertimbangkan upgrade serupa.
Peluncuran proposal tata kelola resmi dan roadmap teknis akan menjadi pencapaian penting berikutnya. Pengembang dan validator perlu menilai apakah ukuran tanda tangan yang lebih besar berdampak pada throughput jaringan atau biaya transaksi. Blockchain lainnya, termasuk Ethereum dan Solana, memantau dengan cermat saat penelitian komputasi kuantum mempercepat secara global.
Pengumuman TRON menempatkan ketahanan kuantum di garis depan diskusi keamanan blockchain. Meskipun waktunya masih tidak pasti dan tidak ada dokumentasi teknis yang telah dirilis, inisiatif ini menandakan urgensi yang berkembang di seluruh industri untuk mempersiapkan ancaman post-quantum.

Bitwise submits SEC applications for ETFs covering AAVE, UNI, SUI, NEAR, and seven other altcoins, targeting March 2026 launch.

Trump-backed DeFi protocol files for national trust bank charter with OCC to bring its fast-growing stablecoin fully onshore.

Bitwise targets AAVE, UNI, SUI, and 8 other tokens in what could be the largest altcoin ETF filing wave yet.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.