Pengadilan Banding AS menegaskan penolakan gugatan investor, memutuskan bahwa klaim XRP telah kedaluwarsa berdasarkan statute of repose.

Pengadilan Banding Ninth Circuit telah menegaskan penolakan gugatan class action besar terhadap Ripple, memberikan pukulan telak bagi investor yang menuduh perusahaan melakukan penawaran sekuritas yang tidak terdaftar melalui penjualan XRP.
Pada 27 Januari 2026, Pengadilan Banding Ninth Circuit menegaskan penolakan gugatan class action sekuritas federal California terhadap Ripple Labs dan para eksekutifnya. Gugatan yang dipimpin oleh penggugat Bradley Sostack, menuduh bahwa Ripple melakukan penawaran sekuritas yang tidak terdaftar melalui penjualan XRP.
Pengadilan memutuskan bahwa klaim tersebut telah kedaluwarsa berdasarkan statute of repose tiga tahun untuk pelanggaran sekuritas. Karena XRP sudah ditawarkan secara publik pada tahun 2013, periode pembatasan berakhir sekitar tahun 2016, membuat pengajuan gugatan tahun 2019 terlambat enam tahun untuk dilanjutkan berdasarkan hukum sekuritas federal.
Ninth Circuit juga menolak argumen bahwa aktivitas Ripple tahun 2017, termasuk pengaturan escrow dan upaya pemasaran yang diperbarui, merupakan penawaran sekuritas baru yang akan me-reset waktu.
Putusan ini memperkuat kejelasan regulasi untuk XRP dengan menetapkan bahwa perdagangan pasar sekunder token tidak dianggap sebagai transaksi sekuritas yang tidak terdaftar. Penolakan ini menghilangkan ketidakpastian hukum yang signifikan yang telah bertahan di pengadilan California selama bertahun-tahun.
Yang penting, kasus ini terpisah dari gugatan SEC vs. Ripple, yang berakhir pada Agustus 2025 ketika kedua pihak setuju untuk mencabut banding mereka. Hakim Analisa Torres sebelumnya memutuskan bahwa XRP bukan sekuritas ketika dijual dalam transaksi ritel publik, sementara penjualan institusional tertentu dianggap sebagai transaksi sekuritas.
Dengan kasus SEC dan class action ini kini diselesaikan, Ripple telah melewati hambatan hukum utamanya. XRP spot ETF yang diluncurkan pada November 2025 telah menarik lebih dari $1,6 miliar aset yang dikelola. Analis pasar tetap terbagi mengenai trajektori harga, dengan Standard Chartered memproyeksikan $8 sementara yang lain memperingatkan potensi penurunan di bawah $2.
Putusan Ninth Circuit menandai langkah lain menuju kepastian regulasi bagi pemegang XRP. Dengan risiko class action dihilangkan dan penyelesaian SEC diselesaikan, Ripple dapat fokus pada perluasan solusi blockchain perusahaan dan inisiatif stablecoin RLUSD.

XRP surpasses BNB in market cap as ETF inflows hit $1.18B cumulative total and exchange supply drops to 8-year low.

Bitcoin, Ethereum, and XRP investment products saw $1.73 billion in withdrawals last week, marking the largest exodus since mid-November 2025.

XRP balances on centralized exchanges have declined sharply according to Glassnode data, as U.S. spot ETFs continue absorbing supply with over $1 billion in inflows.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.