Bitcoin merosot mendekati $93.000 sementara sektor GameFi turun 8,5% di tengah perdagangan liburan yang tipis dan ketegangan geopolitik.

Pasar cryptocurrency memperpanjang garis kalahnya pada hari Senin, kehilangan hampir 3% saat sentimen risk-off mendominasi perdagangan liburan yang tipis.
Pasar kripto terjatuh pada 19 Januari, dengan total kapitalisasi pasar turun menjadi $3,23 triliun. Bitcoin jatuh lebih dari 2% untuk diperdagangkan mendekati $93.000, menguji level support kunci di $94.000 yang menandai garis tren breakout Januari. Ethereum mengikuti jejaknya, menurun hampir 3% untuk berkeliaran sekitar $3.200.
Sektor GameFi menanggung beban penjualan terbesar, terjun 8,58% saat token gaming menghadapi tekanan penjualan yang intens. Immutable X (IMX), The Sandbox (SAND), dan GALA semuanya mengalami kerugian dua digit. Sektor Layer 1 dan Layer 2 juga melemah tajam, turun 4,8% dan 6,7% masing-masing.
Volume perdagangan melonjak melampaui $125 miliar, dengan mayoritas besar dari 100 cryptocurrency teratas mengalami penurunan harga.
Penjualan tersebut hadir di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah pengumuman tarif terbaru Presiden Trump yang menargetkan UE. Pasar AS ditutup untuk Hari Martin Luther King Jr., berkontribusi pada likuiditas yang lebih tipis dan berpotensi memperkuat fluktuasi harga.
Analis Nic Puckrin memperingatkan bahwa kerugian lebih lanjut kemungkinan akan terjadi kecuali pembeli masuk, mengidentifikasi $88.000 sebagai support kuat untuk Bitcoin. Bull-Bear Market Cycle Indicator terus menunjukkan kondisi bearish yang dimulai pada Oktober 2025, meskipun belum mencapai wilayah bear ekstrem.
Dengan pasar AS dibuka kembali Selasa, trader akan memantau apakah permintaan institusional kembali. Meskipun penjualan tersebut, lebih dari $680 juta posisi long terliquidasi pada 19 Januari saja, menunjukkan leverage signifikan di pasar. Level kunci untuk diamati: support Bitcoin di $88.000 dan resistansi di $94.000.
Ini adalah cerita yang berkembang. Kondisi pasar dapat bergeser dengan cepat ketika perdagangan AS dilanjutkan Selasa.

Wall Street giant Citigroup projects Bitcoin could reach $143,000 within 12 months, citing ETF demand and regulatory tailwinds as key catalysts.

The largest US bank is assessing spot and derivatives trading services as regulatory clarity enables traditional finance to deepen crypto involvement.

Senator Boozman postpones Digital Asset Market Clarity Act from January 15 to final week of January to secure bipartisan support.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.