ETH melambung melampaui $2.300 ke rekor tertinggi enam minggu, didorong oleh permintaan ETF rekor dan spree akumulasi $280M BitMine.

Ethereum mencatat kenaikan harian terkuat dalam berbulan-bulan, melompat lebih dari 10% untuk merebut kembali $2.300 dan melampaui Bitcoin dan pasar yang lebih luas.
Ether naik di atas $2.300 pada 16 Maret, mendapatkan lebih dari 10% dalam 24 jam. Pergerakan ini dengan mudah melampaui kemajuan Bitcoin sebesar 3% dan keuntungan CoinDesk 20 Index sekitar 5% selama periode yang sama.
Spot ether ETF Amerika Serikat menarik lebih dari $160 juta dalam net inflows minggu lalu, menandai minggu terkuat mereka sejak pertengahan Januari. Ethereum staking ETF yang baru diluncurkan oleh BlackRock (ETHB) berhasil menarik lebih dari $45 juta dalam dua hari perdagangan pertama saja.
BitMine (BMNR), pemilik korporat terbesar yang fokus pada strategi treasury Ethereum, membeli hampir 122.000 ETH senilai sekitar $280 juta selama dua minggu terakhir.
Rallinya menandakan potensi pergeseran dalam dinamika pasar. ETH telah berkinerja kurang baik dari BTC selama berbulan-bulan, tetapi kombinasi permintaan institusional segar dan akumulasi korporat mengubah gambaran.
Staking ETF BlackRock sangat signifikan. Ini menawarkan eksposur terhadap yields staking Ethereum, kategori produk yang tidak ada sampai baru-baru ini. Inflows awal menunjukkan appetite kuat untuk produk crypto yang memberikan yields di kalangan investor tradisional.
Para trader memantau momentum inflows ETF yang berkelanjutan minggu ini dan apakah ETH dapat bertahan di atas $2.300. Breakout yang terkonfirmasi di atas level ini dapat memicu rotasi altcoin, di mana modal mengalir dari Bitcoin ke Ethereum dan token dengan kapitalisasi pasar lebih kecil. Kecepatan pembelian berkelanjutan BitMine juga akan menjadi sinyal penting dari keyakinan institusional.
Ini adalah cerita yang sedang berkembang. Harga ETH dan angka inflows dapat berubah seiring data baru menjadi tersedia sepanjang minggu perdagangan.

The largest US bank is assessing spot and derivatives trading services as regulatory clarity enables traditional finance to deepen crypto involvement.

Bitcoin's 50-day moving average crossed below the 200-day average on the 3-day chart for the first time since 2022, as oil prices surged over 35% amid Strait of Hormuz disruptions.

BTC stages dramatic 11% recovery after nearly breaching $60K, while market sentiment remains at extreme fear levels.
Disclaimer: Konten berita hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset sendiri.